Friday, November 9, 2012

Sejak Kemarin

Sejak kemarin, aku belum menerima sepucuk pesan singkat darimu. Itu tidak masalah bagiku, aku telah biasa. Atau bisa dibilang, sudah sangat bisa membiasakan diri? Entahlah. Besok, sahabatku mungkin menanyakan apa yang terjadi saat liburanku. Datar. Memang itu kenyataannya. Kemudian, mungkin dia akan bertanya, bagaimana batman? Oh Tuhan. Pertanyaan itu selalu menjadi pertanyaan langganan yang wajib untuk ku jawab, hahaha..

Waktu itu, pernah ku ceritakan pada batman jika sahabatku tersayang itu sangat bersemangat menanyakan apa ceritaku dengannya. Dan jika aku menjawab semuanya biasa saja, ada sesuatu yang membingungkan. "Aku jahat ya.", begitu kata batman. Jelas aku bingung. Apa yang membuatnya jahat? Dia tetaplah dia. Dia tetaplah batman yang sama seperti awal aku dengannya bertemu. Walaupun ada sesuatu yang berubah, aku tak peduli akan itu. Aku membuatnya serba biasa.

Saat ku tanya, "Mengapa jahat? Kau tidak seperti itu.". Dan jawabannya tetap sama. "Karna aku sudah menyakiti hatimu.". Dan yang jadi pertanyaan, apa lagi yang menyakiti hatiku? Dia nyaris terlalu baik untukku. Dan mungkin saat ada yang mengganjal di hatiku, semua bukan karenanya. Hanya aku sendiri yang menyebabkan keganjalan itu.

Batman, Je t'aime :)
Aku menyayangimu sejak kemarin,
sejak kemarin lusa,
sejak beberapa minggu setelah pertemuan pertama...

No comments:

Post a Comment