Monday, December 3, 2012

BigBoss penyemangatku :)


                Genderang perang sudah berdegup kencang. Di hati dan di otak. Bayangan pertempuran sudah di dekat di ambang pintu tembus pandang. Pertempuran yang tak dapat dihindarai. Peperangan yang tak terelakkan. Tinggal menunggu beberapa jam, semuanya tiba. Memaksa. Tak dapat dihentikan.
                Pertempuran yang bukan tuk melawan musuh. Peperangan yang bukan tuk memusnahkan penjajah. Tapi pertempuran dengan berbagai macam dan rupa pertanyaan yang perlu untuk di jawab. Pertempuran yang hanya akan menghasilkan sebuah nilai pada akhirnya. Antara bagus dan hancur. Antara lolos dan mengulang. Jalan yang mana yang akan kita tempuh? Semuanya serba pilihan.
                Para pejuang dalam peperangan ini tak ada yang memakai seragam layaknya prajurit. Mereka semua hanya memakai seragam biasa, menyongsong tas, membawa lembaran buku. Siapa mereka? Sebut saja mereka sebagai prajurit pelajar. Sederhana ya? Tapi dalam kesederhanaan itu mereka berjuang dengan amat tidak sederhana. Tetap sulit dalam proses pencapaian apa yang mereka inginkan.
                Masih sempat malas-malasan? Masih sempat tak ingin belajar? Ingat ibu! Ingat ayah! Kau berjuang untuk mereka. Bukan untuk dirimu sendiri. Dari segala penyemangat, mereka yang yang tak henti berimu semangat. “Nak ayo belajar. Besok masih ujian...” siapa yang tak kenal lelah mengatakanmu itu? Kalau tak ayah ya ibu. Kalau tak ibu ya ayah. Begitu seterusnya. Tak usah berkecil hati jika kau tauk mendapat semangat dari orang lain. Ucap nama Tuhanmu, nama ayah dan ibumu, lakukan, dan yakin kau bisa J

ayah, ibu...
anakmu di sini berjuang untukmu
berusaha keras tuk hasilkan titikan senyum di bibirmu
anakmu di sini berperang untukmu
berusaha keras bagaimana caranya bahagiakanmu
terimakasih ayah terimakasih ibu
aku mencintaimu :)

No comments:

Post a Comment