Wednesday, December 19, 2012

"Dear diary..."

hari demi hari ku lewati
ku habiskan dengan berbagai suasana
entah itu senang, sedih
entah itu tawa, atau duka

ku yakin semua tak ada yang terlewat
semua terekam di dalam suatu catatan
kecil, manis dan menarik
sesuatu yang tak pernah terlewatkan oleh hari

malam malamku selalu kuhabiskan dengannya
menelusuri kembali hari ini
dengan bermodal sebatang pensil
dan semua cukup terangkai

"Dear diary..."
kalimat pertamaku
"Hari ini..."
kalimat keduaku

dan cukuplah semua itu menjadi awalan
jemariku mulai bergerak lincah mengikuti alur cerita
perasaanku juga ikut larut oleh rangkaian kata
hatiku, yang menjadi otak sementara

agaknya lembaran-lembaran ini seperti sahabat
sahabat yang benar-benar sahabat
mengerti luka, mengerti bahagia
mengerti canda, mengerti duka

ribuan kata yang terangkai amatlah rapi
dalam selipan dan lipatan halamannya
dan sudah, semua itu sudah cukup
tuk memperjelas segala untaian rasa dalam jiwa

No comments:

Post a Comment