Wednesday, December 12, 2012

ini 12-12-12 ku, apa 12-12-12 mu? :)


                12-12-12. Tanggal yang cantik bukan, ya memang. Dari sebelum aku membuka mata di tanggal 12 pagi saja, berbondong-bondong orang memperbarui staus jejaring sosialnya dengan tanggal cantik tersebut. Aku memandang biasa. Serba biasa. Tanggalnya saja yang cantik namun harinya juga pasti sama. Tak beda dengan hari-hari sebelumnya.

                Sedikit lebih panjang hari ini untukku. Entah mengapa itu sebabnya. Aku bisa menemukan tempat bagus untuk hunting foto, aku melihat derasnya hujan yang mengguyur sore hari ini, merasakan dinginnya hawa kota dan rumahku, dan sebagainya. Bersyukur sekali hujan mengguyur dengan sangat amat deras hari ini. Biarlah. Biar butiran dari hujan mengusir penat yang menggelayut manja di tubuhku. Saat aku kembali pulang menembus hujanpun, entah kenapa mata sayuku tidak dapat membohongi guratan kerinduanku pada Batman. Dan hingga aku menyimpulkan bahwa hari ini di tanggal 12-12-12 aku memang merindukanmu, merindukan Batman.

                Saat ku rebahkan tubuhku. Merelaksasikan otot-otot yang menegang, ponselku berdering. Siapa yang menelpon? Batinku. Mungkin ayahku, dugaanku. Tapi ternyata salah besar. Wow, ada Batman datang menelepon. Hanya untuk menanyai, “Lagi di mana? Nggak les?” dan sudah, hanya seperti itu. Tapi entah darimana ku dapatkan sensasi sedahsyat ini. Saat ku baru tahu ternyata dia mengirimiku sebuah sms, dan tak ku balas hingga dia menelponku, semuanya bagai mimpi. Rasanya aku ingin melompat tinggi menembus langit. Tuhan ini sungguhan. Aku tak bermimpi sedikitpun. Dan otomatis ku balas smsnya. 1 sms terkirim, tak ada jawaban. 2 sms terkirim, tetap nihil respon. 3 sms terkirim barulah ada pertanyaan “Uda selesai kan kmu ujiannya?”. Oh tentu. Ada apa ya? Perasaanku berkata lain, tapi entah aku tidak merasa keganjilan apa-apa. Karena mungkin terlalu bahagia hingga hanya sms dan suaranya saja sudah sedikit melumerkan kerinduanku terhadapnya.

                Entah selang beberapa menit kemudian, ada satu pesan lagi yang masuk. Tetap sama kali ini dari Batman. “Aku udah di depan.” Oh MY!!! Apa-apaan ini. Ku intip dari gorden yang menutupi cendela ruang tamu kediamanku. Dan memang benar yang ada di balik pagar itu Batmaaan!!! Demi apapun, aku bingung setengah panik. Kejutan lagi. Entah untuk keberapa kalinya. Makin bahagia lagi aku saat ia mengatakan, “Aku kan kesini pengen nyenengin kamu.”. Apa? Amazing! Dan ada lagi saat ia mengatakan, “Ya masa di awal nyemangatin eh pas udah selesai nggak disamperin.” See. Dia bahkan tak mau aku memaksanya bercerita tentang segala yang membuatnya murka kala itu. Oke, ku tahan segala rasa penasaranku itu. Tetap sangat bahagia. Siapa sangka bahkan aku pun tidak. Melongo dan salting sendiri aku jadinya. Setelah seminggu lamanya aku merasa banyak kecuekan yang bersarang dalam dirinya, smsku yang tak dibalas, atau yang lainnya, tiba-tiba datang membawa kejutan. Manis, sekali. Dan apapun darinya, itu istimewa.

Tentu, ya tentu aku sangat bahagia. Yang awalnya ku anggap 12-12-12 itu bukanlah hari yang spesial mendadak pada akhirnya Tuhan ternyata sudah membuat skenario cerita yang spesial. Dan tentu saja ini membuat hariku berubah menjadi spesial pada akhirnya. Hatiku tak beban, plong rasanya. Bebannya hilang entah lenyap ke dunia bagian mana. Jangankan bertemu, membaca sms darinya saja sudah membuat bibirku terkembang, dan Tuhan sudah memberikan kejutan lain untukku. Lebih indah dan sangat indah. Terimakasih anyak ya Allah. Kapan-kapan lagi ya J hehe

Di akhir pertemuanku hari ini dengannya, dia mengatakan, "Semua cerita itu pasti ada endingnya. Ntar ya endingnya aku ceritain." wow. Apa? Sad Ending, Happy Ending, or Flat Ending? Tak ada yang tau."Aku harap sih secepatnya ada ending.." "Ohmy..." penuh misteri dan sangat misterius tentunya. Ya itulah Batman :)

kejutan Tuhan itu amazing ya hehe
buktinya ceritaku hari ini happy ending
ini cerita 12-12-12 ku, apa 12-12-12 mu? ^_^
with love,
Linda Rafeby :)

No comments:

Post a Comment