Friday, December 7, 2012

Tentang aku dan cermin kehidupanku :)

"Apa yang dikata orang, itu adalah cermin siapa kita..." :)


Yap. Memang aku berprinsip sedemikian. Orang berkata A, atau berkata B, C dan seterusnya, yaitulah aku. Sekarang, bagaimana bisa berinstropeksi pada diri sendiri jika aku tak berkaca pada perkataan orang lain?

Sikapku memang cuek saat mereka mencerca. Sikapku memang acuh saat mereka mengolok dengan berbagai olokan menjijikkan sekalipun. Tapi di balik ketidak acuhanku tersebut, aku berfikir keras. Mencoba membenahi apa yang keliru pada jalur hidupku. Muncullah rasa instropeksi diri.

Bukannya aku tak ingin di kritik oleh orang lain, tapi aku hanya bingung, apa mereka tak melihat pada diri mereka sendiri? Apa mereka juga acuh sepertiku saat banyak orang mencela? Dan apakah mereka sudah merasa apapun yang mereka lakukan itu benar? Benar-benar aneh, tapi nyata. Yaitulah manusia.

Mengapa orang lain menjadi lebih serba sok tahu ketika ada sesuatu terjadi dalam diriku? Memangnya mereka tau pasti siapa aku? Mereka bisa mencela, atau mengataiku apapun, karena melihat ulah aneh yang kubuat? Ya itu memanglah cermin. Tapi aku tak sepenuhnya menganggap yang di cermin itu adalah aku. Prinsipku akan berlaku pada orang yang benar-benar mengenal dan mengerti siapa aku sebenarnya. Bagi kalangan lain? Mungkin itu hanya cermin luaranku yang mereka tak tahu siapa yang ada di dalamnya.

Mereka sama sekali tidak salah mengataiku seperti itu. Justru aku yang harusnya berterimakasih banyak pada mereka semua. Secara tidak langsung mereka membuatku berfikir apa benar aku seperti itu? Apa itu cermin asli diriku? Mungkin iya. Aku bahagia melakukan apa yang ku mau, tapi belum tentu semua itu baik di berbagai pasang mata orang yang memandangku. Aku seperti ini ada saja yang mengatai. Aku seperti itu ada juga yang mengatai. Lalu aku harus menjadi seperti apa? Aku bersikap biasa juga masih ada yang mengatai.

Terserah. Bukan ku tak peduli tapi ku lebih berfikir. Aku tak ingin berubah menjadi seperti orang lain. Aku ya tetaplah aku. Dan segala yang ku lakukan, itu hanya karena satu penyebabnya. Aku merasa bahagia dengan apa yang kukerjakan, dan segala yang ku kerjakan memang cermin asli diriku.

terimakasih untuk segala macam perkataan kalian
semua itu sangat membantuku mengoreksi segala yang ada di hidupku
terimakasih banyak, teman...
jangan lupa koreksi dirimu juga ya :)

No comments:

Post a Comment