Thursday, January 31, 2013

Tetaplah Ada

Tahukah kau tadi matahari begitu terik?
Tahukah kau tadi semua burung gereja berkicau merdu?
Tahukah kau tadi daun dan rerumputan menari lemah gemulai?
Tahukah kau tadi angin sepoi bertiup syahdu?

Ragamu pasti merasakan
Terlebih lagi dalam jiwamu
Kau terlalu peka, kasih
Terlalu...

Menyusuri jalanan panjang ini
Sama halnya menyusuri kenangan yang lalu
Tapi kali ini lain
Aku dibuat tersenyum lebar

Sajak akhir ini terhidang untukmu
Tuan sang empunya bahagia
Maukah kiranya besok, lusa, atau kapan pun
Engkau membagi bahagia ini lagi?

Suara butiran hujan yang bertebaran
Rasa dingin yang menembus mantel
Mempererat jemari kita yang bertemu
Saat dua, namun menyatu

Tersirat jika tak ingin ada kata hilang
Tersirat jika tak ingin ada kata pergi
Tersirat jika tak  ingin ada kata pisah
Tersirat, tersirat, tersirat...

Tetaplah datang dalam lubuk sukma
Tetaplah tinggal dalam palung sanubari
Tetaplah temani dalam putaran mesin waktu
Tetaplah ada, selalu ada...

2 comments:

  1. deeek liat postingan baru aku disini yaa, I nominate your blog for the Liebster Award ;)

    ReplyDelete