Wednesday, January 2, 2013

The ending of the story

Kamu kamu dan kamu. Kenapa setiap bertemu denganmu rasanya tak berubah? Kenapa setiap bertemu denganmu detak jantungku masih berdegup cepat? Kenapa setiap bertemu denganmu hatiku tak luput dari perasaan bahagia? Kenapa sesuatu yang kau lakukan selalu mengundang senyum di bibirku? Kenapa kau selalu bisa membuat hariku terasa berbeda? Kenapa setiap pertemuan yang kubuat atau kau buat denganku selalu bisa membuatku jatuh cinta? Kenapa setiap melihat senyumanmu aku bisa ikut tersenyum?

bisakah kau menjawab dari sekian pertanyaanku?

Jangankan bertemu denganmu, membayangkan saja rasa jatuh cinta itu tetap ada, dan entah hingga kapan rasa itu tetap ada. Aku bingung harus sedih atau bahagia dengan hari ini. Bahagia kau telah membuat hari kedua dalam tahun 2013ku ini sangat istimewa. Berburu foto bersamamu, makan pizza, bernyanyi bersama, membangunkanmu solat, melihat tawa dan senyummu, bahkan bertemu denganmu saja sudah cukup membahagiakan batinku. Sadarkah kau? Aku yakin TIDAK. Kau sama sekali tak merasa jika kau telah menyenangkanku. Kau berfikir semuanya biasa saja. Tapi bagiku semuanya istimewa. Perlu ku perbesar? Semuanya ISTIMEWA :) denganmu itu semuanya serba indah. Semuanya :)

Rasanya rindu juga tak mendengar ceritamu tentangnya. Sudah hampir sebulan kau sama sekali tak berniat menceritakannya padaku. Padahal rasa penasaran ini sangatlah pekat. Tidakkah kau tau? Tapi dari sekian puluh rasa penasaran itu, hari ini terjawab. Tapi yang ku dengar adalah langsung bagaimana the ending of the story. Kau dengannya sudah berakhir. Dan aku menelan ludah atas ceritamu ini. Kau berpisah dan aku tak bermimpi akan ini. Ini nyata dan aku mendengarnya langsung dari bibirmu. Harus bagaimanakah aku? Senangkah? Sedihkah? Gundahkah? Atau apa yang lain? Aku bingung.

Tapi satu hal. Ada 0,0001% kelegaan yang muncul dalam hatiku. Hanya secuil, dan itu juga berjalan dalam waktu tak kurang dari  3 detik. Kenapa ya? Bisakah kau jawab lagi? Aku menyayangimu, tanpa alasan karena memang aku sendiri tak tahu sumber munculnya rasaku untukmu.

Terimakasih untuk hari ini ya. Fotonya, Pizzanya, Senyumnya, Bahagianya, dan SEMUANYA. Halaman 2 dari 365 ku berwarna karenamu :)

With Love  
Linda Rafeby :)

No comments:

Post a Comment