Wednesday, February 20, 2013

Bersyukur Tentangmu

Entah kenapa akhir-akhir ini aku merasakan senyumku terkembang terus-menerus karenamu. Segala sesuatu yang ku lalui denganmu itu sederhana, tapi semacam ada rasa aneh yang mengiringi tiap-tiapnya. Tahukah kamu, akhir-akhir ini aku lebih banyak bersyukur saat berada di sampingmu, saat berjalan, bercengkrama, atau apapun yang kulakukan seiring bersamamu. Aku bersyukur Tuhan masih memberikanku waktu yang harus ku manfaatkan sebaik mungkin denganmu. Aku bersyukur Tuhan telah menghadirkan seseorang yang sayang luar biasa kepadaku seperti dirimu. Aku bersyukur Tuhan selalu menyediakan kamu di hadapku saat aku benar-benar membutuhkan sosokmu. Lalu banyak yang lainnya yang mungkin tak bisa ku jelaskan di sini.

Masalah-masalah kecil yang timbul di antara kita menurutku itulah yang disebut batu kerikil. Ujian-ujian kecil semacam ulangan harian yang memang harus kita lalui dan hadapi bersama. Aku yakin mereka itu; masalah; dihadirkan Tuhan bertujuan tuk mendewasakan kita satu sama lain. Bukan begitu? Tapi itu opiniku saja. Entah jika opinimu memang lain lagi. Tapi ada yang lucu saat aku denganmu menghadapi suatu permasalahan. Kamu yang mengalah, aku yang merasa bersalah. Benarkah seperti itu? Ya pada intinya memang harus mengerti maksud satu sama lain. Itu yang paling benar.

Ruang rindu yang berada di antara kita nampaknya sangat luas. Hingga misalkan saja kita sehari tak saling menampakkan wajah, ternyata kita sendiri sudah terjebak dalam ruang rindu itu. Ini masih sehari, dan sama-sama masih bisa menampakkan raut muka satu sama lain. Dan bagaimana jika sudah berhari-hari, minggu, atau bulan sekalipun kita terjebak dalam situasi rindu yang teramat sangat? Aku mengkhawatirkan itu. Oh tidak, aku tidak perlu khawatir. Masih banyak cara kan? Ya, masih banyak cara.

Kamu dengan masalalumu tentunya sudah usai dan itu sudah jauh dari pelupuk mata. Aku juga begitu. Semuanya serba dulu. Dan yang kita hadapi ya hari ini, mempersiapkan untuk esok, dan membunuh segala yang berbau kemarin. Segala sesuatu yang kulalui denganmu selalu penuh syukur karena kehadiranmu. Menatapmu dibalik punggungmu, mendoakan segala sesuatu yang baik untuk dirimu, mengucap syukur akan hadirmu, semua itu murni tak bersandiwara dan....... Itu caraku menyayangimu :)

With Love ♥ 
Linda Rafeby

Tuesday, February 19, 2013

Thanks God, it's "My February"!!! :3

Bulan FEBRUARI.
Bulan ini menjadi bulan-bulan yang menggembirakan, mengharukan, dan apapun yang lainnya bagi orang tuaku. Tepat hari Selasa, tanggal 13 Februari 17 tahun yang lalu, lahir seorang aku. Lahir di tengah petangnya malam, dan di tengah sibuknya orang-orang lain yang mendekur menikmati lembah mimpi. Suara bayi kecil memecah keheningan malam rumah sakit itu. Suara bayi kecil yang sekarang sudah tumbuh hingga sedemikian ini. Seorang gadis yang bermimpi tak kecil...
Aku, LINDA RAHMADHANI FEBRIAN :)

Terima kasih semuanyaaa :3




Ucapan terspesial dari ibuk :*



















Hadiah terspesial dari kamu, Panda :3



Wednesday, February 13, 2013

Mimpi Buruknya

3 hari diselimuti kabut tidaklah menyenangkan
Terlebih lagi kabut itu mimpi buruk
Banyak spekulasi yang muncul tentang mimpi
Pertanda, atau kebalikan
Tapi aku tak mempersukar hal itu
Aku mengatakan padanya,
"Mimpi itu bunga tidur. Mungkin tujuan kamu dikasih mimpi itu agar kamu juga berhati-hati."
Ia membenarkan, namun tetap pikirannya terkadang masih bisa melang-lang buana

3 hari diselimuti kabut ya memang tidak menyenangkan
Aku jadi perhatian berlebih kepadanya
Aku jadi khawatir berlebih padanya; hidupnya
Sebaliknya juga dia yang masih mengingat mimpi tak indah itu
Memperhatikanku juga sama lebihnya saat aku memperhatikannya
Mengkhawatirkanku juga sama lebihnya saat aku mengkhawatirkannya

Kamu tahu, jalan yang kita lewati sungguh begitu cepat jika terhitung waktu
Begitupun juga waktu
Ia seakan bosan memandangi kita yang berlama-lama diam namun tak mematung
Aku tidak bosan seperti waktu.
Bagaimana denganmu? Ku yakin sangat tidak bosan.
Kita bukan menemani waktu, tapi waktu yang menemani kita :)

With Love  
Linda Rafeby

Saturday, February 9, 2013

Rencana Tuhan dan Masa Lalu

Rencana Tuhan, tidak satupun hamba-Nya yang tahu. Tidak satupun.
Hamba-Nya hanya tahu mengenai keindahan rencana itu.
Hamba-Nya selalu berharap yang terbaik dari semua rencana yang telah dibuat Sang Maha Cipta.
Masing-masing kamu dan aku punya masa lalu.
Tak peduli seusang apapun itu.
Dia, dia, atau siapapun dia yang lain, judulnya tetap sama kan?
Judulnya tetap masa lalu.
Cinta, waktu, dan sebuah pertemuan itu tidak pernah salah, sayang.
Perasaanmu, juga tidak salah.
Hanya saja itu salah satu bentuk rencana Tuhan dalam fase ujianmu.
Jangkar yang kamu lempar sudah tertambat dalam.
Sudah cukup untuk menambatkan perahumu.
Sekarang jaga perahu itu, rawat dengan baik.
Jangan biarkan ombak laut merusak setiap detil perahumu.
Dari sekian ini, siapa yang sangka ini semua adalah bentuk rencana Tuhan?
Kamu dan aku yang sudah berlayar sekian ini saja baru merenungkan ini sekarang.
Yang dulu tak kenal, sekarang lebih mengenal.
Yang dulu biasa, sekarang luar biasa.
Yang dulu acuh, sekarang saling memperhatikan.
Bukannya Tuhan sudah merencanakan sesuatu yang lebih indah?
Kalau begitu, semoga kamulah yang termasuk dalam daftar rencana Tuhan itu.
Sebaliknya juga aku, semoga aku termasuk dalam salah satu daftar rencana Tuhan untukmu.
Amiiin.

With Love,♥ 
Linda Rafeby

Friday, February 8, 2013

Move On-ku Cepat?


Di tengah hiruk pikuknya kelasku pagi itu yang berebut buku teman untuk mengerjakan tugas, tiba-tiba kawanku yang satu ini, yang kebetulan juga sedang menyapu, sampai di meja dan kursi tempatku belajar. Dan tiba-tiba, "Nda, kalo aku perhatiin, kamu kalo udah sayang sama orang bisa suayang banget tapi kalo udah move on juga bisa cepet banget." Jelas aku kaget. Kok bisa begtu? Sedangkan aku saja baru merasakan ini move on tercepat yang pernah aku alami dari yang sebelum-sebelumnya. Dengan santai aku menjawab, "Ya gimana ya, kalo orang yang disayang nyakitin orang yang menyayangi buat apa ambil waktu lama-lama untuk move on.". "Iya sih ya.", jawabnya kemudian melanjutkan lagi kegiatan sapu menyapunya.

Aku memikirkan sejenak apa yang dikata temanku itu. Memang iya aku begitu? Tapi ya memang begitu. Apa yang dikata orang adalah cermin seorang aku. Dan argumen orang juga pasti berbeda antara satu dengan yang lainnya. Tapi apa yang temanku bilang ini ada benarnya juga. Aku merasakan kali ini fase penyembuhan luka hatiku juga tak selama dibanding sebelum-sebelumnya. Entah apa itu penyebabnya. Karena aku sudah bisa mengendalikan emosiku? Sudah lebih bisa menata apa yang memang harus aku lakukan, atau yang lain? Entah.

Menurutku pribadi, move on sebenarnya memang tidak mudah. Layaknya membuka tutup botol minuman bersoda, jika tanpa alat pasti lebih susah. Oh, atau aku sudah menemukan alat itu? Aduh entahlah. Yang jelas, move on itu butuh proses. Aku juga begitu. Aku juga membutuhkan waktu sejenak untuk sedikit demi sedikit bangkit dan bangun dari keterpurukanku (baca: kegalauanku). Memang di luar orang mengira aku tidak ada beban, baik-baik saja, tapi ya sebenarnya tidak. Aku menampakkan diri sebaik mungkin di dunia luar ruanganku (baca: kamarku). Tujuannya agar aku memperoleh kebahagiaan yang memang harus kudapatkan untuk obat penawar dan pembangkit move on ku ini. Bukan begitu?

Actually, salah satu persiapan move on terjitu adalah SADAR. Maksudnya? Maksudnya yaitu sadar dari awal menjalin hubungan. Sadar akan resiko yang akan terjadi di waktu yang akan datang. Entah itu resiko terbaik ataupun resiko terburuk, yakinilah semuanya sama-sama yang terbaik untuk dirimu. Dengan ini, maka kita lebih kuat bila memang suatu saat harus ditinggal atau meninggalkan segala sesuatu tentang seseorang yang kita sayang. Istilahnya, persiapan, jaga-jaga atau apapun yang lainnya.

Berikut ini, tips-tips yang menurutku JITU untuk Move On :

  1. Solat, dzikir dan ikhtiar (Dengan cara ini kamu tidak hanya bisa mendamaikan batin dan jiwa, tapi juga bisa mendapatkan pahala.)
  2. Netralkan sedikit demi sedikit perasaan yang berkecamuk dalam hati (Emosi, marah, kesal, masih sayang, masih cinta, atau apapun yang lainnya.)
  3. Tenangkan hati, jiwa dan pikiran (Dengan apapun caranya yang tergolong positif hingga kamu bisa setenang mungkin dan kalau bisa mencapai puncak titik tenang.)
  4. Keluar mencari suasana baru (Menghibur diri dengan mencari suasana baru untuk menyegarkan mata dan suasana hati. Bisa ke pantai, atau kemanapun yang kamu anggap itu bisa membuat keadaan batinmu senang.)
  5. Banyak berkumpul bersama sahabat (Dengan sahabat kita seakan bisa merasa tidak akan punya beban sedikit pun. Canda gurau yang tercipta antara kamu dan sahabat-sahabatmu tentunya akan mengikis sedikit demi sedikit luka di hatimu,)
  6. Sadari jika dia bukanlah satu-satunya (Jika memang dia satu-satunya di dunia ini, jelas dunia akan kiamat. Sadarlah jika hidupmu masih berharga untuk dinikmati walau tanpanya.)
  7. Maafkan segala kesalahan yang ia perbuat (Jika memang ia berada di pihak yang salah, maka maafkanlah, hitung-hitung ibadah. Jika sebaliknya, maka segeralah meminta maaf, itu juga ibadah.)
  8. Ingatlah kedua orang tua yang sangat menyayangimu (Tidak ada guna menangisi dia yang sudah pergi. Life must go on, dan orang tuamu, masih bangga mempunyai anak sepertimu.)
  9. Biasakan tidak menggunakan lagi sesuatu yang spesial darinya (Entah itu panggilan sayang, memajang foto berdua, nama kontak di buku telepon, dan apapun yang lainnya.)
  10. Sadar di luar sana ada seseorang lain yang menyayangimu (Percaya tidak percaya, ini pasti ada. Karena Tuhan sudah mempersiapkannya sebelum kamu mengakhiri segala sesuatu dengannya. Cobalah sedikit dekat dengannya tanpa menjadikan dia pelampiasan :))
Semoga bermanfaat ^_^

REMEMBER :
"Life is too UNYU to GALAU" :)

With love,
Linda Rafeby 

Thursday, February 7, 2013

Perahu Kertas (Versiku)

My own paper boat!

Actually, bikin perahu kertas ini adalah acara dadakan. Temen-temen pada bawa kertas origami dan bikin perahu mini dan nulis sesuatu di dalamnya. Ya tentu dong aku penasaran dan berujung pada aksi ikut-ikutan. Aku minta origami yang warna kuning (jelas, karena warna favoritku) dan aku tulis sesuatu di situ. Bukan sesuatu yang penting menurutku, tapi sangat amat penting. Ya walaupun hanya untaian kalimat dan ucapan "terimakasih" untuk semua orang yang menyayangiku :)

So, this is it :)



Penasaran dengan apa yang ku tulis? Hehe, ya sebenarnya percuma saja jika ku gunakan fasilitas "zoom in" di sini karena memang tidak memperjelas semuanya tapi makin memperburam fotonya. Ya maklum, karena tak adanya kamera yang memadai, akhirnya ku gunakan kamera Blackberry ku yang *menurutku* kualitas fotonya VGA.

Dan menurutku, di sinilah letak kemenarikan foto perahuku. Buram. Dan belum tentu semua orang bisa membaca apalagi menganalisis tulisan di dalamnya. Ya intinya jika memang kamu salah satu dari seseorang yang menyayangiku, berarti percayalah sosokmu pasti ada dalam apa yang aku tulis di secercah kertas origami tersebut :)











Menulis tentangmu,
Mendengarkan kisahmu,
Mengabadikan gambarmu,
Dariku, Untukmu
Life is Unyu J


Tuesday, February 5, 2013

Untuk 7 Bulan Ini, Terimakasih :)

Batman, sebenarnya aku tidak menyangka kedatanganmu semalam itu. Tiba-tiba dan jelas mengejutkan. Memangnya harus secepat itu ya membicarakan semua ini? Apa memang waktu yang sudah sangat mendorongmu untuk mendendangkan ceritamu di hadapanku? Di hadapan hati dan batinku tentunya. Sudahkah kamu mendengar salam rinduku yang entah sudah sekian lamanya aku kirimkan lewat Tuhan? Sepertinya memang kamu sudah mendengar tapi maaf saja, rasa rindu itu sudah sirna seiring waktu yang selalu berjalan bersamaku, Batman :)

Pada intinya, yang semalam itu aku hanya ingin menagih hutangmu padaku; hutang menceritakan kronologi bagaimana bisa dari mulutmu secara langsung. Ya walaupun pada awalnya kamu enggan menceritakan tapi tentu saja aku yang bersikeras memaksamu untuk menceritakannya. Memangnya mau nanti saat di alam yang lain, yang sudah jauh dari kehidupan di bumi, aku menagih cerita itu? Tidak tentunya. Dan akhirnya semua terjawab. Tanyaku dalam hati. Tanyaku dalam otak. Semuanya sudah terjawab dan dari sekian banyak jawabanmu tentunya sudah membuatku lega.

Batman, kamu tentu sadar kan. Sekarang semuanya serba berubah, serba berbeda. Antara kamu dan aku, sepertinya sudah tidak ada yang bisa dikembalikan seperti yang lalu itu. Kamu mungkin masih bisa bercerita segala sesuatu tentang apapun yang kamu mau padaku, kamu mungkin masih bisa datang sejenak padaku, dan apapun yang lainnya. Tapi aku? Maaf jika aku memang sekarang berbeda, namun harus kamu tahu penyebabku berbeda adalah kamu sendiri. KAMU. Memang aku akan meladenimu dengan mendengar dan memberi solusi seperti biasa berdasarkan tentang segala cerita tentangmu, TAPI jika untuk kembali ke diriku yang dulu, maaf Batman, aku tidak bisa. Sungguh aku tidak bisa. Aku sudah tenang dengan diriku yang sekarang. Aku sudah damai dengan keadaan jiwa dan batinku yang sekarang. Kamu pasti paham itu.

Jika sekarang ditanya, sudahkah aku move on darimu? Sudah sejak aku menyadari bahwa Tuhan punya rencana yang pastinya lebih indah untukku. Sebenarnya bukan hanya untukku, tapi untukmu juga pastinya. Tugan sudah mempersiapkan sebuah skenario baru untukmu. Ya syukur jika ilmu sabar dan ikhlas kamu terapkan saat menjalankan skenario itu, berarti aku sedikit lebih bermanfaat untuk orang lain. Ya kan?

Batman, hanya sedikit pesanku untukmu. Cukuplah kamu melakukan ini padaku, tapi jangan kau lakukan juga pada orang yang lain. Tak peduli itu pria atau wanita. Peliharalah rasa percaya yang mereka tanamkan padamu. Entah itu masih berupa bibit atau tunas, dimana-mana yang namanya percaya itu adalah sesuatu yang wajib di pelihara. Coba bayangkan jika misalkan kamu dijadikan bosmu sebagai tangan kanannya. Berarti kamu sudah dipercaya olehnya bukan? Dan jika kamu tiba-tiba melalaikan sedikit saja amanatmu padanya, apa iya bosmu hanya akan menurunkan jabatanmu? Kalau tiba-tiba langsung memecatmu? Itu akan membuatmu hancur, Batman. Seperti juga ibaratkan kepercayaan itu seperti selembar kertas, jika kamu robek ujungnya sedikit saja, dan kamu ingin mengembalikan seperti semula, adakah cara agar bisa membuatnya utuh kembali? Kurasa tidak ada. Ya seperti itulah percaya.

Tentunya aku tak bisa mengungkap banyak rangkaian kata di sini. Tapi tentu, terimakasih banyak atas waktu yang lalu yang sudah kamu luangkan untukku. Waktu yang pada dasarnya memang bukan jalanku dan kamu. Tapi waktu itu juga yang mengajarkanku, menuntunku hingga menuju sedewasa ini. Untuk 7 bulan ini, terimakasih ya. Terimakasih atas segala sesuatu darimu. Apapun itu. Bulan-bulan itu bukanlah waktu yang singkat untuk sekedar mengenal dan tahu siapa dirimu. Bulan-bulan itu juga menjadi saksi bisu sedikit perjuanganku untuk sesuatu yang ku tahu takkan pasti. Menjadi saksi atas sebuah keikhlasan, kesabaran, penantian, suka duka, canda dan tawa, dan yang lainnya. Terimakasih banyak, Batman :)


Tenangkan dirimu disana
Batin dan kalbuku sudah tenang disini
Terimakasih ya,
Untuk semuanya tentunya :)

With Love ♥ 
Linda Rafeby

Rasanya Semua Serba Sekejap

Rasanya yang bahagia itu sebentar ya?
Rasanya yang bersama itu sejenak ya?
Rasanya semua serba sekejap...




dari kiri ke kanan
mas Hadsen, mas Aris, mas Arwan, mas Alif, mas Rehan, mas Gigih, mas Gaceng,
mas Pencit, mbak Amel dan aku :)

Sejenak menikmati semilir angin di sawah bersama mereka daaann... Panda :D (tetap misterius) asli waktu seperti rasanya hanya sekedipan mata. Kenapa ya yang bahagia itu selalu cepat berlalu? Ya memang di sana hanya aku yang termuda, tapi aku juga ikut merasakan kehangatan kebersamaan mereka semua. Canda tawa renyah yang tercipta selalu bisa membuatku bibir dan tawaku terkembang. Seakan mereka tak akan lulus, seakan mereka akan tetap meramaikan sekolah, dan seakan mereka tetap memakai seragam putih abu -abu itu.

Tapi ya memang yang di gariskan Tuhan itu yang berkehendak. Inginnya manusia terkadang bukan keinginan yang terbaik. Dan kemauan manusia terkadang hanya ego semata. Mereka, kakak kakakku, dan kamu Panda, jelas akan meninggalkan segala sesuatu tentang SMA mu ini :) Kalian semua akan mulai menapak dunia luar yang lebih keras untuk menggapai segala angan, cita-cita dan ambisimu. Menembus segala jeruji rintangan yang mudah hingga yang sangat berat sekalipun. Bertarung dengan segala macam tugas, deadline, skripsi, dan apapun yang lainnya. Tidak terasa ya kak? :)

Kurang berapa bulan lagi ya UNAS?
Kurang berapa bulan lagi ya LULUS?
Kurang berapa bulan lagi ya WISUDA?
Rasanya baru kemarin menginjakkan kaki di Sekolah Menengah Atas, sekarang semuanya serasa sudah dekat sekali di depan mata. Bukannya begitu?

Kak, doaku ditemani doa berjuta orang yang mengasihi dan mendukungmu selalu tercurah deras untukmu. Sukses kak untuk ke depannya. Aku dan mereka, pasti akan merindukan sekali segala sesuatu tentang kalian. Canda gurau tawa tangis suka duka dan sebagainya, yang khususnya melekat di beberapa di antara kami, pasti tidak akan terlupa.

Kak, semangat :)
Kak, sukses :)
Kak, beri yang terbaik ya :)
With Love ♥
Linda Rafeby :)

Sunday, February 3, 2013

1234 My Followers!!! Thanks :*


See my followers?
Hey guys, you're amazing!!!
1 2 3 4 :DDD

Thankyouuu~ Thankyou for following my account..
That's not only for you my followers in my twitter, but you...
Who you are and what you are...
Without you, I'm nothing...
I love you guys :* 

Kita dan Mereka Sama :)

aku, kamu, dia, mereka, kita
yang sempurna
yang lengkap
yang punya segalanya
mengapa masih mengeluh?
mengapa masih merasa tidak lengkap?
mengapa masih merasa kurang?
tidakkah kita melihat kebawah?
atau melihat ke belakang?
mereka yang tuna dan tak lengkap?
mari tengok sebentar kawan
sebentar saja
sadarkan diri kalian
diri kita
yang lengkap
yang tak kurang...







Sangat mengharukan. Mereka yang tuna rungu, dan tak bisa mengatakan apa2, bisa bernyanyi dengan bahasa isyarat yang kita tidak bisa. Luar biasa. Dengan lagu dari Ungu-Surgamu, dan Melly-Bunda, berhasil membuat berpuluh-puluh pasang mata di aula  SMA N 1 Bangil menitihkan ribuan air tetesan air mata. Lalu, masihkah kita yang diberi kelengkapan mengeluh masih merasa kekurangan? Tidakkah kau lihat mereka yang di sana itu tak sama seperti dirimu?

Sadar kawan, mereka bisa apa yang kita tak bisa
kita bisa apa yang mereka tak bisa
kita dan mereka sama, makhluk Tuhan tersempurna :)

Liebster Award


How surprise I am when I checked a comment in one of my posts. That was from Rizky Nindy Lestari. She said that she had put my blog in nomination of Liebster Award by her blog, Milk and Toast and Honey, one of my favorite blog to stalking. Really surprised and pleased! Thanks my cutie sistaa mbak Nindy!!! :*



Liebster Award and award rules
Bloggers award other up coming bloggers (with less than 200 followers) with the award. If ypu recieve the Liebster, you must tell: 11 things about your self. Answer the questions the nominating blogger asked to you. Nominate 11 new bloggers. Makes sure you notify the blogs you nominate.


11 things about my self
  1. I love yellow. My favorite color when I was child until now.
  2. I love simply fashion style.
  3. I hate house lizard sooo much!!!
  4. I really love music.
  5. I love writing. One of them wrote lyric for my own song.
  6. I do love singing. The lyric that I sing is actually my story too.
  7. I really wanna be a dentist. Like Tompi (He isn’t a dentist, just doctor, but he can be a musician too)
  8. I can’t far away from my handphone.
  9. In love with photograph. Especially taking a photo of model.
  10. I wear simpliest hijab. With my own simply style, of course.
  11. I have relax life with busy things to do.


Question from Milk and Toast and Honey

1.       What is your all time favorite hobby? (just mention one)
A: Singing!

2.       What was your favorite movie you ever watch? How old are you when you watched it?
A: Rattatouile, I’m in 16

3.       Is there any childhood dreams you’ve accomplished? If yes, what is it?
A: Nothings dream. From child I wanna be a doctor and now, I’m in proccess to get it.

4.       If you were a Hollywood star, who would you like to be? And why?
A: I don’t wanna be an Hollywood srtar. Who ever it was.

5.       What is your mood booster?
A: My God Allah, eat many food, and the song from SNSD-The Boys(English Version)

6.       What kind of music genre do you like?
A: Acoustic

7.       What makes you feel better in a gloomy days?
A: Sleep

8.       What song describes your feelings right now? Tell  me why. (just mention one)
A: Bruno Mars-The Lazy Song. Cause ain’t in good condition right now.

9.       Who inspire you? (in anything, just mention one)
A: My greatest father

10.   What is your favorite quotation? (just mention one)
A: Do it, don’t think so about how hard you get it done.

11.   Where is the first place you meet with your bestfriend(s)?
A: SMP Negeri 2 Pasuruan

Question for my nominees:
  1. In your own opinion, what's the meaning about galau?
  2. Actually, what do you think about "kepo" people?
  3. If you get a reward ticket to abroad, which country do you wanna go? (tell me why)
  4. What do you think about your own life?
  5. What film that can make you cry too much? (mention one)
  6. Do you ever think you become a president? If yes, what will you change in the country that you lead? (mention three)
  7. If you aren't in good mood, what things that will you do?
  8. What's your opinion about boy or girl band Indonesia?
  9. Which one part of your body that you love it so much?
  10. If you were an hero of Indonesia, who would you like to be? (Tell me why)
  11. What's your hope for the future of Indonesia?

I nominated it for you guys! Good luck :*


1 dan 2 Februariku


Pagiku, Jumat, 1 Februari 2013.

Malam sebelumnya, ia menghubungiku. Meninggalkan 3 panggilan tak terjawab di ponselku. Selang waktu antar teleponnya juga tak lebih dari semenit. Dan aku berfikir, mungkinkah ada sesuatu yang penting setelah sekian lama ini aku tak menjadikan ia sesuatu yang penting lagi untuk dipikirkan? Masih bisa dia memikirkan aku setelah sekian perlakuannya padaku? Sepertinya Tuhan telah membukakan hati dan fikirannya. Sepertinya salam rinduku yang waktu itu baru didengarnya akhir-akhir ini saat aku sudah tak merindukannya. Paginya aku menanyakan padanya adakah sesuatu yang penting. Tapi tidak. Ia tak menjawab apa-apa dan tentu saja aku tak memikirkan itu lebih lanjut. Tidak penting.

Siang yang cukup terik itu, tepatnya jam 13:07:55, ia mengirimiku lagi sebuah pesan singkat. “Jam 4 aku tunggu di tempat biasa.” Wow. Tidak bisakah dia menanyaiku dulu aku ada kepentingan atau tidak sore itu? I not only had affairs with you, Sir. Don’t you relize it? Dan karena memang jadwal kegiatanku padat sore itu, alhasil aku tak bisa menemuinya. Ya, dia menyetujuinya dan memutuskan untuk bertemu lain waktu.

Malamnya, dia tak jera untuk terus menghubungiku dan berusaha mengajakku bicara serius.

Dia : ada waktu buat ngobrol gak?
Aku : sorry, aku baru pulang cek sound sm gladhi bersih. Ada kok. Mau ngobrol kapan emang?
Dia : minggu aja gimana?
Dia : sorry, habis bantuin ngeprint laporan sayang...

Dan lihat? Salah kirim merupakan hal yang wajar dalam kasus sebagian orang namun kali ini menjadi luar biasa karena aku bisa tertawa membaca pesan salah kirimnya. Tidak ada air mata yang menetes seperti waktu itu. tidak ada kesedihan dan duka yang mendalam saat aku menerima pesan singkat itu. Ya, memang waktu sudah menjawab; membongkar, suatu rahasia yang ia tutupi dengan sendirinya. Ups, bukan rahasia. Tapi mungkin lebih tepat jika disebut sebagai sesuatu yang tak ingin ia jelaskan padaku lebih awal.

Aku : di rumah ya kalau bisa, aku males keluar. Oh udah balik ya ternyata.. jangan grogi, ampe salah kirim gituu... hahaha
Dia : ups, sorry, ya aku pasti ke rumah kamu
Aku : ok
Dia : td nggak konsen sambil bikin laporan soalnya
Aku : it’s ok
Dia : i’m so sorry
Aku : ok, nevermind (y)
Dia : i am affraid about you

Dan kurasa aku tidak perlu menjawab pesannya yang terakhir ini. Lagi pula mataku sudah tak bisa di ajak kompromi untuk tidur lebih cepat. Dan yang jadi pertanyaan sebelum ku menutup mataku, “Mengapa harus takut terjadi sesuatu denganku, Tuan? Bukankah kau sendiri sudah tahu memang terjadi sesuatu padaku yang kau sendiri penyebabnya?”. Lucu memang. But, I’ve forgive you, Sir. Sudah dari saat pertama aku tahu kamu berbohong padaku. Karena menurutku ya ini yang membuatmu bahagia. Bukan begitu? Tapi cukup untuk kau tau saja, rasa kesal dalam hatiku belum sepenuhnya hilang dan aku yakin kau pasti tahu itu.

Pagiku, Sabtu, 2 Februari 2013

Sepagi ini, dia kembali menghubungiku. Jelas melalui pesan singkatnya lagi.

Dia : udah bangun?
Aku : uda slesai mandi nih, smalem takut kenapa?
Dia : udah ga usah dipikirin, kmu siap2 gih. Semangat pagi ya.. (kyanya udah basi, tapi tak apalah)

Apa mungkin kekasih hatinya sudah pulang sehingga ia bisa menyemangatiku seperti itu? Aku kira ia sudah lupa bagaimana cara mengucapkan semangat pagi yang sering ia berikan padaku. Aku mencari cari, dimana rasa bahagiaku yang timbul saat ia mengucap seperti itu padaku? Kenapa hilang tak berbekas sedikitpun? Apa mungkin aku lupa juga bagaimana caranya bahagia saat ia berada pada fase seperti itu?

Pada intinya, aku sudah memaafkanmu, Tuan. Tapi maaf, air keruh sudah banyak kau siratkan pada hati dan perasaanku dan kau tahu bukan air itu sudah menggenang banyak dan aku sudah tak mampu membersihkannya. Aku terlalu takut untuk mempercayaimu lagi. Bolehlah kau membohongi seorang aku jika aku menjadi orang bodoh. Tapi untuk membohongiku yang mempunyai perasaan kuat padamu, kau tentu tidak bisa, Tuan. Apapun caranya.

Kau terlalu baik untuk menjadikan dirimu tidak baik :)