Wednesday, February 20, 2013

Bersyukur Tentangmu

Entah kenapa akhir-akhir ini aku merasakan senyumku terkembang terus-menerus karenamu. Segala sesuatu yang ku lalui denganmu itu sederhana, tapi semacam ada rasa aneh yang mengiringi tiap-tiapnya. Tahukah kamu, akhir-akhir ini aku lebih banyak bersyukur saat berada di sampingmu, saat berjalan, bercengkrama, atau apapun yang kulakukan seiring bersamamu. Aku bersyukur Tuhan masih memberikanku waktu yang harus ku manfaatkan sebaik mungkin denganmu. Aku bersyukur Tuhan telah menghadirkan seseorang yang sayang luar biasa kepadaku seperti dirimu. Aku bersyukur Tuhan selalu menyediakan kamu di hadapku saat aku benar-benar membutuhkan sosokmu. Lalu banyak yang lainnya yang mungkin tak bisa ku jelaskan di sini.

Masalah-masalah kecil yang timbul di antara kita menurutku itulah yang disebut batu kerikil. Ujian-ujian kecil semacam ulangan harian yang memang harus kita lalui dan hadapi bersama. Aku yakin mereka itu; masalah; dihadirkan Tuhan bertujuan tuk mendewasakan kita satu sama lain. Bukan begitu? Tapi itu opiniku saja. Entah jika opinimu memang lain lagi. Tapi ada yang lucu saat aku denganmu menghadapi suatu permasalahan. Kamu yang mengalah, aku yang merasa bersalah. Benarkah seperti itu? Ya pada intinya memang harus mengerti maksud satu sama lain. Itu yang paling benar.

Ruang rindu yang berada di antara kita nampaknya sangat luas. Hingga misalkan saja kita sehari tak saling menampakkan wajah, ternyata kita sendiri sudah terjebak dalam ruang rindu itu. Ini masih sehari, dan sama-sama masih bisa menampakkan raut muka satu sama lain. Dan bagaimana jika sudah berhari-hari, minggu, atau bulan sekalipun kita terjebak dalam situasi rindu yang teramat sangat? Aku mengkhawatirkan itu. Oh tidak, aku tidak perlu khawatir. Masih banyak cara kan? Ya, masih banyak cara.

Kamu dengan masalalumu tentunya sudah usai dan itu sudah jauh dari pelupuk mata. Aku juga begitu. Semuanya serba dulu. Dan yang kita hadapi ya hari ini, mempersiapkan untuk esok, dan membunuh segala yang berbau kemarin. Segala sesuatu yang kulalui denganmu selalu penuh syukur karena kehadiranmu. Menatapmu dibalik punggungmu, mendoakan segala sesuatu yang baik untuk dirimu, mengucap syukur akan hadirmu, semua itu murni tak bersandiwara dan....... Itu caraku menyayangimu :)

With Love ♥ 
Linda Rafeby

No comments:

Post a Comment