Tuesday, February 5, 2013

Untuk 7 Bulan Ini, Terimakasih :)

Batman, sebenarnya aku tidak menyangka kedatanganmu semalam itu. Tiba-tiba dan jelas mengejutkan. Memangnya harus secepat itu ya membicarakan semua ini? Apa memang waktu yang sudah sangat mendorongmu untuk mendendangkan ceritamu di hadapanku? Di hadapan hati dan batinku tentunya. Sudahkah kamu mendengar salam rinduku yang entah sudah sekian lamanya aku kirimkan lewat Tuhan? Sepertinya memang kamu sudah mendengar tapi maaf saja, rasa rindu itu sudah sirna seiring waktu yang selalu berjalan bersamaku, Batman :)

Pada intinya, yang semalam itu aku hanya ingin menagih hutangmu padaku; hutang menceritakan kronologi bagaimana bisa dari mulutmu secara langsung. Ya walaupun pada awalnya kamu enggan menceritakan tapi tentu saja aku yang bersikeras memaksamu untuk menceritakannya. Memangnya mau nanti saat di alam yang lain, yang sudah jauh dari kehidupan di bumi, aku menagih cerita itu? Tidak tentunya. Dan akhirnya semua terjawab. Tanyaku dalam hati. Tanyaku dalam otak. Semuanya sudah terjawab dan dari sekian banyak jawabanmu tentunya sudah membuatku lega.

Batman, kamu tentu sadar kan. Sekarang semuanya serba berubah, serba berbeda. Antara kamu dan aku, sepertinya sudah tidak ada yang bisa dikembalikan seperti yang lalu itu. Kamu mungkin masih bisa bercerita segala sesuatu tentang apapun yang kamu mau padaku, kamu mungkin masih bisa datang sejenak padaku, dan apapun yang lainnya. Tapi aku? Maaf jika aku memang sekarang berbeda, namun harus kamu tahu penyebabku berbeda adalah kamu sendiri. KAMU. Memang aku akan meladenimu dengan mendengar dan memberi solusi seperti biasa berdasarkan tentang segala cerita tentangmu, TAPI jika untuk kembali ke diriku yang dulu, maaf Batman, aku tidak bisa. Sungguh aku tidak bisa. Aku sudah tenang dengan diriku yang sekarang. Aku sudah damai dengan keadaan jiwa dan batinku yang sekarang. Kamu pasti paham itu.

Jika sekarang ditanya, sudahkah aku move on darimu? Sudah sejak aku menyadari bahwa Tuhan punya rencana yang pastinya lebih indah untukku. Sebenarnya bukan hanya untukku, tapi untukmu juga pastinya. Tugan sudah mempersiapkan sebuah skenario baru untukmu. Ya syukur jika ilmu sabar dan ikhlas kamu terapkan saat menjalankan skenario itu, berarti aku sedikit lebih bermanfaat untuk orang lain. Ya kan?

Batman, hanya sedikit pesanku untukmu. Cukuplah kamu melakukan ini padaku, tapi jangan kau lakukan juga pada orang yang lain. Tak peduli itu pria atau wanita. Peliharalah rasa percaya yang mereka tanamkan padamu. Entah itu masih berupa bibit atau tunas, dimana-mana yang namanya percaya itu adalah sesuatu yang wajib di pelihara. Coba bayangkan jika misalkan kamu dijadikan bosmu sebagai tangan kanannya. Berarti kamu sudah dipercaya olehnya bukan? Dan jika kamu tiba-tiba melalaikan sedikit saja amanatmu padanya, apa iya bosmu hanya akan menurunkan jabatanmu? Kalau tiba-tiba langsung memecatmu? Itu akan membuatmu hancur, Batman. Seperti juga ibaratkan kepercayaan itu seperti selembar kertas, jika kamu robek ujungnya sedikit saja, dan kamu ingin mengembalikan seperti semula, adakah cara agar bisa membuatnya utuh kembali? Kurasa tidak ada. Ya seperti itulah percaya.

Tentunya aku tak bisa mengungkap banyak rangkaian kata di sini. Tapi tentu, terimakasih banyak atas waktu yang lalu yang sudah kamu luangkan untukku. Waktu yang pada dasarnya memang bukan jalanku dan kamu. Tapi waktu itu juga yang mengajarkanku, menuntunku hingga menuju sedewasa ini. Untuk 7 bulan ini, terimakasih ya. Terimakasih atas segala sesuatu darimu. Apapun itu. Bulan-bulan itu bukanlah waktu yang singkat untuk sekedar mengenal dan tahu siapa dirimu. Bulan-bulan itu juga menjadi saksi bisu sedikit perjuanganku untuk sesuatu yang ku tahu takkan pasti. Menjadi saksi atas sebuah keikhlasan, kesabaran, penantian, suka duka, canda dan tawa, dan yang lainnya. Terimakasih banyak, Batman :)


Tenangkan dirimu disana
Batin dan kalbuku sudah tenang disini
Terimakasih ya,
Untuk semuanya tentunya :)

With Love ♥ 
Linda Rafeby

No comments:

Post a Comment