Sunday, March 17, 2013

5th Day of 9 Days


YAAAAAAAAAAYYYYYYYYYYYY!!!!
Dan hari Sabtu kemarin aku benar-benar bertemu denganmuuu!!!!! Ya, bahagia. Ini yang dinamakan bahagia. Sederhana bukan? Bertemu denganmu saja sudah membuat mataku berbinar. Sensasi yang ku rasakan pun entah kenapa sama seperti saat awal kita bertemu beberapa bulan yang lalu. Rasa degdegan itu tiba-tiba muncul begitu saja dan ya, itu sama persis ketika aku pertama kali merasa,sepertinya aku jatuh cinta padamu :) aku melihat rona bahagia sangat amat terpancar di lekuk wajahmu. Bola matamu seakan menjelaskan, "Akhirnya aku bertemu denganmu, rinduku." Begitukah? Aku bisa merasakan. Telapak tanganmu yang biasa berada di atas lembar jawaban ujianmu, tetap terasa hangat saat menyeruak ke sela jemariku. Dan tahukah kamu? Aku bersyukur sudah di pertemukan denganmu hari itu. Bisa mendengar ceritamu, makan siang denganmu, menikmati tetesan hujan bersamamu, dan waktu denganmu itu... berharga :)

Dan!! Tanpa di duga, Sabtu kemarin Ayahku yang baik juga tiba-tiba mengajak hangouuutt ke Malang. Sepertinya merayakan ulang tahun adikku. Tapi entahlah. Sebenarnya aku masih lelah, tapi ya alhamdulillah bahagiaaa :3










Mom's bag, unbranded pashmina and shirt, vintage watch, colourful bracelet,
chic flower brooch, Logo jeans

Dan cantik itu tak harus bermerk ;;)
Oke, setelah dinner di McD (nurutin kemauan si adek), next place : Gramedia. Dan di sini aku punya kesempatan untuk membeli buku yang aku mau; butuh. Latihan soal dan tentunya, novel. And finally I found them.






Dan kenapa harus Kimia dan Fisika? Karenaaa... ya jelas aku terlalu merasa lemah dalam 2 bidang studi itu dan ya diwajibkan semangat untuk menuntaskan semuanya. Mengertikah kalian? Ah sudahlah terlalu suram untuk dibahas. Calm down.



Ternyata seleraku memilih novel kali ini sudah berbeda. Dari yang dulu banyak sekali novel teenlit, entah kenapa sekarang aku memilih novel yang porsinya menurutku cukup berat. Kenapa sih pilih novel yang di atas itu? Karena menurutku, saat membaca sinopsisnya aku merasa inilah ceritaku. Yang sedang ku alami dan ku rasakan sekarang. Fakta membuktikan kalau membeli novel yang berhubungan dengan cerita pribadi itu lebih bisa meresapi. Nggak percaya? Try it.

Oh iya, ini yang mau aku tulis untukmu, Pandaku :)
Entah kenapa aku kembali merasakan sesak itu lagi. Awalnya aku tidak mengerti ini karena apa. Setelah kudiami untuk beberapa saat, aku menemukan penyebabnya. Lagi-lagi aku merindukanmu. Bukan merindukanmu dalam situasi yang kau tinggal tuk capai cita-citamu. Tidak. Aku tak begitu khawatir soal itu. Aku merindukanmu, yang dulu. Yang menerbitkan fajarku dengan teleponmu. Yang menegakkan ibadah solat subuhku di kala aku terlelap. Yang meminta maaf karena sudah meninggalkan aku tidur. Dan yaitulah. Aku merindukan sesuatu yang sepele darimu namun bisa ku ingat lekat-lekat. Ingat tidak saat aku menyadarkanmu dari indahnya mimpi tanggal 28 Desember 2012 lalu? Itu yang ku suka, dan yang paling ku ingat. Tapi di sisi lain, aku tak ingin kamu menyalahkan dirimu sendiri. Aku juga perlu adaptasi dengan keadaan yang sedemikian berubah. Jangan khawatir. Dari sekian ini tidak sedikitpun melunturkan rasaku padamu. Semuanya tetap sama, kasihku. Hanya memang aku yang sedang ingin merindukanmu, merindukan kita yang dulu juga. Tuhan selalu melindungimu sayang. Memberkahi setiap langkah yang kau pijak. Love you :)

With Love, ♥
Linda Rafeby :) 

No comments:

Post a Comment