Thursday, June 20, 2013

6th Month Anniversary


Dear Irsandha Bakti Pratama-ku...

Bulan ini nampaknya sedikit lebih berat dari bulan-bulan sebelumnya ya? Melepas kelulusanmu. Menerima kenyataan sekarang kau sudah berstatus alumni. Kau sudah mahasiswa, dan lain sebagainya. Ketahuilah sebenarnya aku belum siap. Menurutku ini terlalu cepat. Tapi cepat atau pun lambat, aku juga pasti merasakan. Bukan begitu?

Ndut, terimakasih atas kehadiranmu di sela-sela hariku. Yang menjadi kekasihku sekaligus sahabatku sekaligus tempat sampahku sekaligus guru untukku dan sekaligus pengganti orang tuaku. Selalu ajari aku bagaimana caranya berjalan dalam kebaikan ndut, selalu jadilah pemadam kebakaran dalam hatiku, selalu ajari aku untuk taat dan selalu bertaqwa kepada Allah. Ya? :) hehehe

Aku masih ingat keinginanmu pagi tadi, "Ayo, aku pengen liat kamu bisa sabar..." Ketahuilah ndut, kamu itu sudah bagai kulkas berjalan, aku tak pernah merasakan panas yang begitu sangat amat saat berada di sampingmu. Aku tak peduli orang di luar sana mau mengatakan apa hingga mungkin mulut mereka berbusa dan telingaku panas sekalipun, aku tetap merasakan kesejukan luar biasa saat berada di sampingmu. Bagikum kamu istimewa. Ya walaupun tak seistimewa orang tuaku...

Ndut, sebentar lagi menginjak bulan Ramadhan. Aku rindu bulan itu ndut, sangat rindu. Betapa bahagianya saat bulan yang mulia itu datang Allah sudah menghadirkanmu untuk menemaniku santap sahur dan berbuka. Semua serba sempurna bagiku ndut. Allah menyayangiku, dan kamu juga tentunya. Aku bahagia dengan keadaan yang sekian ini. Aku sangatlah bersyukur, hingga rasanya aku malu untuk minta sesuatu lagi pada "Yang ngecat lombok" katamu itu. Hehehe...

Ndut, sudah tak terasa genap setengah tahun kita bersama. Canda tawa suka dan duka kita lewati bersama. Dan yang unyu, kita selalu ingat bahwa kenyataan yang Allah berikan tak selalu semudah dan serumit apa yang kita bayangkan. Aku ingat bulan-bulan sebelumnya aku yang terlalu banyak sebal karena ku pikir sudah tak banyak lagi waktu untukku. Namun ternyata? Sekarang Allah memberiku waktu denganmu melebihi apa yang aku bayangkan. Rencana Allah memang selalu lebih indah dan aku pun juga selalu menyukainya. Kita juga selalu ingat, kita tidak perlu merencanakan sesuatu yang muluk-muluk karena salah satu di antara kita selalu meyakini ada waktu yang tersedia dengan sendirinya untuk kita. Begitu? hehehe

Ndut, banyak-banyak bersyukur atas semua ini ya. Banyak di luaran sana yang belum seberuntung kamu dan aku. Always say alkhamdulillah to whatever you get, ndut. Ketahuilah, lebih baik aku punya satu detik bersamamu walau hanya sekedar menyapamu. Daripada aku punya 1000 hari bersamamu namun untuk mendengar lirihnya suaramu saja aku tidak bisa.

Selalu kenakan senyummu ndut, karena disitu terdapat semangatku. Selalu gelakkan tawamu ndut, karena disitu bahagiaku tertancap. Selalu syukuri segalanya ndut, karena disitulah aku merasa bersyukur pula mempunyai kekasih sepertimu. Selamat 6 bulanan ndut, jodoh ya... amiiin :) Love You ♥  

No comments:

Post a Comment