Sunday, July 21, 2013

Untuk Indonesiaku

Terlintang di zambrud khatulistiwa
Terbentang luas hamparan bumi Nusantara
Diapit benua dan samudera nan megah
Itu negeriku, Indonesia

Tidak juga aku, tidak juga engkau
Tidak juga dia, tidak juga mereka
Hijau kuning biru bening
Punya siapa kalau bukan kita?

Jejak cangkul si pemakai caping
Perahu didayung si pembentang jaring
Bercermin dalam jernihnya air laut
Menjadi saksi bisu wajah nan lusuh

Negeri ini penuh penjajah
Tangan-tangan bangsa tak bisa meraba asa
Yang dijahit bukan untuk Indonesia
Tapi untuk mereka si penjajah moral

Tak sedikit telinga ini mendengar suara
Tak jarang mata ini membaca kata
"Indonesia kekurangan"
Oh Tuhan... Hati bak tersayat

Untukmu Indonesiaku
Negeri hijau kuning biru beningku
Teriakkan dengan lantang "Indonesia kaya!!!"
Indonesiaku istimewa


Saturday, July 20, 2013

Happy 7th Month Anniversary


Untuk Pandaku...

Selamat 7 Bulanan, hehehe *macam orang hamil saje pake 7 bulan. Aku bersyukur kita sudah sampai hingga detik sekian ini. Aku tidak peduli juga apa kata mereka bila menyebutku alay, lebay, norak dan segala kata leceh yang lainnya. Biarkan. Ku anggap saja mereka ingin sepertiku dan kamu. Bukan begitu? Aku selalu berdoa kita ini jodoh. Amin... Kalau kita jodoh sudah pasti longlast toh? hehe. Aku senang, sampai detik ini pun kita juga selalu menunaikan kebaikan bersama. Saling mengingatkan sholat, yang menimbulkan shodaqoh; senyuman; dan apapun yang lain. Yang paling penting, menimbulkan bahagia :)

Bagaimana acara yang tadi? Lucu dan unyu, itu menurutku, dan aku tahu pasti begitu juga menurutmu. Berpanas-panasan, berjamjam melalui satu jalan raya itu hanya untuk kemacetan yang tak begitu berarti. Unyu. Karena apa? Aku melalui yang panas, yang berjam-jam, yang macet itu bersamamu. Dan sebaliknya, kamu bersamaku. Aku sampai saat ini pun masih suka senyum-senyuum sendiri jika ingat yang siang tadi itu. Pegalpun tak terasa sayang. Hahaha... Dan aku menemukan the sweet moment di tengah panasnya hari ini. Bagaimana saat kamu sudah terduduk di kursi ruang tamu, kemudian ayahku menemuimu, duduk bersama dan berakhir dengan mengobrol denganmu. Aku tidak tahu apa yang kamu rasakan saat itu. Aku hanya mendengarkan, tersenyum dan bersyukur. Bagaimana bisa? Ya itulah misteri Illahi. Yang jelas, kamu sudah menimbulkan bahagia yang berlebih untukku. Mudah-mudahan aku juga :) Amin.

Yang paling sweet di 7 bulan ini yaitu aku berpuasa bersamamu. Aku bersyukur bulan puasa ini aku ditemani seorang kamu. Sahur pertamaku, aku mendengar suaramu di ujung telepon sana. Nikmat Allah aku tahu tidak pernah berhenti untukku dan aku merasakan itu. Termasuk dirimu. Hanya jujur, aku ingin buka bersama denganmu. Entah dengan siapa lagi itu, yang jelas aku ingin saat aku berbuka, disitu juga ada kamu. Kira-kira kapan ya akan terealisasikan? Hehehe.. Ya mudah-mudahan saja Allah memberi jalannya ya. Amiiin :)

Aku menyayangimu, aku juga mencintaimu. Aku juga harus mempersiapkan diri dari sekarang bahwa mungkin bulan depan kamu sudah tidak di sini. Sesuatu yang di sebut "long distance relationship" pun sudah di mulai. Setiap bulannya belum tentu setiap tanggal unyu ini kamu bisa menemuiku atau aku bisa menemuimu. Pasuruan-Surabaya. Ya, aku bahagia Jawa masih mencintaimu. Mudah-mudahan jarak tidak berlaku jahat pada kita, ya? Dan ini untukmu...


Monday, July 15, 2013

Kepekaanmu

Hai kesayangan, apa kabar?
Entah sudah berapa lama aku tak melihat pantulan cahaya lagi dari kedua bola matamu. Memandangi lekukan senyummu untuk lebih dari satu jam. Dan keberadaan jarimu di sela jemariku, ah semuanya. Aku merindukanmu, sayang.

Tahukah kamu, sebenarnya aku tidak mengerti apa yang terjadi di antara kita. Perbedaan. Dan perbedaan itu yang harusnya menyatukan hati kita kan? Hmm, aku pikir aku yang terlalu sering membicarakan tentang perbedaan ini denganmu. Padahal kamu tak pernah membahas sedikitpun itu padaku. Khususnya tentang apa-apa yang berbeda tentang aku. Kamu, adalah seorang yang punya sabar teramat sangat untukku. Bagaimana tidak, ketika aku menginginkan ini dan itu kamu akan selalu mengusahakan. Kamu terlalu berharga, ketahuilah. Kamu terlalu bisa membuatku lebih lebih jatuh cinta padamu. Tak peduli seberapa sering segala tentangmu itu berubah-ubah, tetap saja judulnya takkan pernah berubah. Aku tetap bisa jatuh cinta padamu. Titik.

Sayang, kenapa ya aku sekarang merasa sudah sedikit lebih lelah dari biasanya untuk mengingatkan segala yang berubah tentang kita; tentang ketidakpekaanmu. Sepertinya, dulu aku merasa kamu adalah seorang yang paling peka bagiku. Kenapa sekarang... ah apa itu hanya fikirku saja? Tapi tidak. Aku jelas merasakan itu. Aku sedikit lebih lelah untuk mengingatkanmu agar kamu tetap seperti dulu tapi harusnya aku sadar aku tidak pantas seperti itu. Aku harusnya sadar seiring waktu berjalan jelas ada banyak sesuatu yang berubah. Ah kita ini serba salah sebenarnya. Kamu serba salah, aku lebih merasa serba salah atas diriku sendiri. Ku fikir dengan tidak mengingatkanmu lagi semua akan berjalan sedamai yang akan kupikirkan. Namun tidak. Ketika aku tak mengingatkanmu justru aku yang lebih tersiksa. Apa ini.

Mungkin jika sayang dan cintamu tetap sama seperti dulu...
Kepekaanmu juga mungkin tetap sama seperti dulu...

Aku merindukanmu, Irsandha.

Sunday, July 14, 2013

Ini BEMOSTWO! Bukan yang Lain!

Kamu sangat berarti...
Istimewa di hati...
Selamanya rasa ini...
Jika tua nanti kita tlah hidup masing-masing...
Ingatlah hari ini...

BEMOSTWO.
Ya, B-E-M-O-S-T-W-O
BEST MEMBER OF ELEVEN SIENCE TWO

Kalian luar biasa. Kalian amazing. Dan kalian... selalu di hati.
Kelas yang terbentuk pada bulan Juli tahun 2012. Dengan anggotanya:
Adam, Tower, Afidah, Ais, Ujek, Puja, Lia, Ghanes, Bagyo, Cici, Delia, Dita, Rarha, Kapten, Fitriyah, Hafid, Etik, Lidya, Linda, Lintang, Lisa, Phie, Fahmi, Menyok, Dias, Sutris, Nupi, Nuril, Nuwy, Nurul, Cenguk, Rindang, Ncung, Pina, Genyol, Hilman, Mami, Neny.

Kelas penuh kenangan.
Betul kata Hafid :
Bemostwo itu
1. Yang Pertama Lepas Sepatu di Kelas
2. Yang Pertama ngeCat Bangku 
3. Yang Pertama bawa Sedap Malam
4. Yang Pertama Baca VisiMisi
Yang Pertama Apa lagi yah hihi
5. Yang Pertama di Hati ciyee :D

Terlalu indah di lupakan, terlalu sedih dikenangkan :") LOVE YA BEMOSTWO ♥ 



ini buber pertama BEMOSTWO, masih ingat?


ini foto kontes kita yg pertama, konsep cermin. masih ingat?


ini foto kontes kita yang ke 2, konsepnya entah apa ini. masih ingat?


ini waktu festival Islam Smanba. Hi guys, do you remember?


hey bajulers, masih ingat ini?


atau ini?


ini mading kelas kita teman-teman...


ini para pasukan lomba yel-yel pas HUT Smanba. Hebohnya...


salam paskibra BEMOSTWO!


Kita lagi go green om... Hehehe


DON'T YOU REMEMBER?


Supporternya bikin terharu ih.. :"


Ini stand kilat bazar kita teman2.. WOW ya?


U know what guys? I miss you so fuckin' damn.


ini firsta sm lintang beraksi waktu festival Islam Smanba.


Thursday, July 11, 2013

Ini Tentang "Cinta" Saja

Entah kenapa, pada malam itu aku berinisiatif untuk membaca kembali semuanya. Mengulang bagaimana rasanya di terbangkan. Ya, aku membaca semua screenshoot dari setiap pesan yang ia kirimkan untukku. Setiap pesan yang mengandung kata “cinta” di dalamnya. Satu persatu. Screenshoot demi screenshoot. Dan tibalah saatnya rasa rindu itu mulai menusuk relung hatiku lagi. Aku tertusuk namun tak sakit. Aku tidak merasakan nyeri. Bahkan untuk menangis pun aku tidak melakukannya. Semua ku anggap biasa. Walaupun aku tahu, semuanya berubah saat ini. Walaupun aku tahu semuanya serba tak sama seperti waktu itu. Aku menguatkan diri. “Ini semua dulu. Dulu sekali. Jadi buat apa aku begini.” Aku terus menguatkan diriku, terlebih lagi hatiku. Rasanya kemarin-kemarin rindu itu sudah sedikit jengah untuk menghampiriku. Ya, aku merindukannya, namun tak seberapa dalam. Tapi sekarang... semakin semakin dan semakin. Tidak. Tuhan, tolong aku.

Aku tetap pada apa yang aku lakukan. Semua screenshoot itu menjadi saksi bisu betapa manisnya waktu dulu. Betapa indah dan unyunya. Bukan, bukan berarti sekarang tak unyu, namun ku pikir, dulu itu lebih dari sekedar unyu. “Tidak, aku tidak bisa. Aku butuh seseorang untuk menjadi pendengarku. Aku tak bisa begini sendirian.” Pikirku. Ku pejamkan mataku sejenak, menenangkan detakan jantungku yang semakin cepat, menahan tetesan air mataku yang sudah di ujung pelupuk mata. “Ini sepele. Aku tak ingin awal Ramadhanku ku balut dengan yang sedih-sedih seperti ini.” Aku menguatkan diriku; lagi. Oke, aku mulai dengan mengirim BBM terlebih dahulu kepada kakakku. Kalau sendiri, aku yang sakit.

Aku        :               mas
Dimas    :               ya dek?
Aku        :               gapapa... hehehe
Dimas    :               jangan bohong. Lo kalo bbm gua tuh pasti ada sesuatu.
Aku        :               hehe iya sih
Dimas    :               Sandy lagi?
Aku        :               iya mas...
Dimas    :               kenapa? Kangen ye sm dia?
Aku        :               banget.

Tidak terasa. Tiba-tiba cairan hangat mengalir di pipi kananku. Dadaku sesak. Aku menahan dan mataku terpejam. Banyak ku lantunkan istighfar. Aku bisa. Aku bisa sabar dan menyabarkan diriku...

Aku        :               dia udah jarang panggil cinta ke aku mas...
Dimas    :               lah emangnya dia manggil km apa skrg?
Aku        :               ya banyak. Tapi mentok2 sayang doang. Udah sepet rasanya. Sepet banget gegara
                               jarang dipanggil yg manis2
Dimas    :               masa gitu? Males mungkin dia :D atau romantisnya udah ilang? Wah bahaya kalo itu

Aku tak langsung membalas. Sakit yang aku rasakan menjalar hingga ke tulang sum-sumku. Sakit sekali. Aku menangis tertahan. Mencoba terus menguatkan apa-apa saja yang bisa aku kuatkan saat ini. Mungkin benar apa yang dikatakan Dimas. Dia malas. Ya, malas. Malas mungkin terlalu lama memilikiku yang sangat jauh dari sempurna. Malas untuk menjamuku dengan kata cintanya lagi atau yang lainnya.

Aku        :               iya paling ya, dia uda males kali ya sm aku :’D
Dimas    :               ga boleh bilang gitu itu. moga2 aja dia bisa berubah.
Aku        :               nah lo udah bilang males kan? Iya kali dia udah males sm aku makanya udah males
                                juga mau romantis2an lagi sm aku
Dimas    :               kan cuman nebak dek, ya jangan gitu dong, posting aja lah
Aku        :               posthink apa lagi... udah abis postingnya, haha
Dimas    :               udah, sabar aja.
Aku        :               capek mas. Udahlah.

Aku meninggalkan rangkaian chat itu. Lagi-lagi aku menenangkan hatiku yang sebenarnya aku tahu belum bisa tenang 100%.

***

Aku kembali mengingatkannya tentang semua itu. Aku  berusaha tak mengeluarkan setetespun air mataku saat ku bilang rangkaian kata menyakitkan itu. Tapi aku tak bisa. Tetap tidak bisa untuk menahan semuanya. Aku hanya bisa menyembunyikan dalam alunan suaraku. Tidak yang lainnya. Bagaimana bisa dia yang mengajariku tentang mengucap “Cinta” sekarang aku yang mengajarinya? Apa tidak malu?


Namun sekarang, semuanya berbalik kembali. Keadaan yang kuharapkan kembali. Namun aku juga tak mengerti apakah yang dinamakan ini. Teralu abstrak seperti bahasaku. Sekarang sudah indah. Seakan semua duka itu sirna. Jangan datang lagi ya. Kau terlalu sakit untuk ku rasakan. Ku mohon tenanglah disana, Duka. Di sini ku sudah tersenyum. Dan yang ku tahu ini indah J terimakasih Tuhan.

Bromo Mt. on Vacation

Monday, July 8th 2013
Bromo Mt. Jawa Timur

Finally, I'm there for the first time and it so awesome at all..
Subhanallah O:)





















Long Time No See...

WOHOOOOO \(^o^)/
Finally, I come back. You know guys, for the umptheenth time, I miss you so fuckin' damn.

Apa kabar? Kamu, dia, mereka dan semuanya? :)
Kira-kira kalian merindukanku juga? Hehehe
Tidak terasa, 2 minggu sudah berlalu aku kembali sibuk dan tak sempat menyentuh laptop tercintaku untuk menulis sesuatu. Hingga tiba saatnya kini aku baru bisa menulis tepat di hari ke 2 Puasa Ramadhan.

Dan Untukmu...