Saturday, September 28, 2013

Setelah

Setelah, setelah dan setelah. Setelah hampir satu bulan lamanya aku membiarkan jemariku tak mengalunkan ketukan pada keyboard laptop. Setelah hampir satu bulan lamanya aku tak menyentuh sedikitpun benda persegi panjang, berlayar dan berkeyboard ini. Jangankan menyentuh, melihatnya saja rasanya aku tak sempat. Setelah hampir satu bulan lamanya aku tak membuka halaman pribadiku. Ya, rindu yang teramat sangat melanda.

Kata orang aku kudet, ya tentu aku merasa seperti itu. kata orang aku adalah seseorang yang kesepian, memang, lalu mereka mau apa? Terkadang, jangankan aku. Mereka yang di luar sana senasib denganku pasti juga merasakan hal yang sama saat banyak orang di sekeliling mereka berbisik. Tapi apa mau dikata? Tak seorangpun bisa menjawab.

Di balik mimpi-mimpiku, di balik sekian macam khayalku, asa dan segala ambisiku, kamu tetaplah ada di otakku. Bagaikan Trending Topic World Wide Twitter, ya kamu yang saat ini menjadi seperti itu di pikiranku. Melintas kesana kemari. Berlari tak pernah henti. Kamu tidak lelah? Hei, aku sama sekali tak lelah jika hanya untuk berfikir tentangmu. Tapi aku sungguh memikirkanmu.

Aku sungguh menyesa tak dapat menuliskan apapun di bulan ini. Aku terlalu berkutat dengan kebiasaan baruku di bangku kelas 3 sekolah menengah atas ini. Tugas menghimpit, berbagai ujian tak dapat ku hindari. Kau tau, rasanya lekukan otakku semakin runcing karena semua ini. Tapi di sela-sela keruncingan itu, tetap terdapat kamu. Di sela-sela lelahku, terdapat sosokmu yang dapat ku ingat dengan jelas. Sosok yang selalu menjadi morfin untuk segala keluhku. Ya, kamu.


Nyaman rasanya merebahkan punggung ini pada peraduan. Mengingat segala yang ku alami hari ini, memang sangat indah. Mungkin lebih indah jika bersamamu...

No comments:

Post a Comment