Friday, December 8, 2017

Kamu Menarik, dan Itu Cukup Untukku

Bagaimana jika kita ternyata bisa jatuh cinta pada pandangan pertama?



Kita serba tidak tahu orang baru mana lagi yang akan kita temui di kemudian hari. Kita juga tidak akan pernah tahu bagaimana orang tersebut akan berperilaku di hadapan kita tepat untuk pertama kalinya. Yang bisa kita ketahui adalah bagaimana kita meunjukkan respon yang sesuai dan tentunya baik untuk mereka.

Terpesona. Itulah yang aku rasakan ketika pertama kali batang hidungnya muncul di hadapanku. Sejak ia membuka pintu kala itu, kedua bola mataku tak lepas mengiringi setiap langkahnya, memperhatikan dari ujung kepala hingga kakinya, sampai akhirnya ia duduk tanpa curiga sedikitpun. Ini baru kali pertama, dan tentu namanya akan menjadi catatan sejarah untuk hidupku.

Berbagai reaksi fisiologis tak beraturan pun muncul. Jika dalam ilmu psikologi, hal itu disebut dengan psikosomatis. Beberapa menit setelah ia mendaratkan dirinya ke posisi duduk ternyaman, giliran ku yang mohon izin untuk meninggalkan ruangan. Alasannya ke toilet, padahal tentunya tidak.

Ini berlebihan, aku tahu. Namun sungguh, aku benar-benar ingin pingsan. Lututku rasanya tak mampu menahan berat tubuhku. Wajahku bersemu merah seperti kepiting rebus ditambah saus asam manis. Telapak tanganku seperti pasca menggengam es batu, begitu dingin. Tapi memang inilah yang terjadi. Aku merasa ada yang berbeda saat melhatnya.

Aku tidak percaya bahwa hal yang semacam ini ada. Jatuh cinta pada pandangan pertama itu nyata adanya. Jangan salah paham. Bukan cinta, namun jatuh cinta. Ia semacam satu-satunya orang yang bisa membuatku percaya akan hal gila semacam itu. Bahkan setelah ia pergi dari tempat kita bertemu saat itu, aku masih tidak bisa lepas dari bayangannya.

Ini kali pertama untukku. Setelah sekian cinta telah ku lewati untuk mengisi beberapa episode drama dalam hidupku, namun ini benar-benar menjadi yang pertama. Aku jatuh cinta dengan gaya yang biasa disebut orang-orang di luar sana. Gila. Buta. Mendadak bodoh. Atau apapun yang lainnya. Aku tidak peduli.



Yang aku tahu kamu sungguh menarik.

Dan aku suka itu.

No comments:

Post a Comment